Universitas Mercu Buana (UMB) membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih jauh peluang pendidikan bisnis di tingkat global melalui Information Session bersama Johns Hopkins Carey Business School, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Ms. Brittany Zhang dari Johns Hopkins Carey Business School dan Ms. Anindita, S.Pd., M.Ikom., Head of International Relations UMB, serta diikuti mahasiswa dari sejumlah fakultas dengan latar belakang keilmuan yang beragam.

Dalam sambutannya, perwakilan UMB menyampaikan bahwa kehadiran Johns Hopkins Carey Business School menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai pendidikan pascasarjana di salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka dunia.

“Mahasiswa dapat memperoleh informasi secara langsung mengenai kesempatan akademik di Johns Hopkins, khususnya program pascasarjana seperti MBA dan program Master,” ujar perwakilan UMB dalam sambutannya.

Menurutnya, keberagaman peserta menjadi salah satu kekuatan dalam sesi tersebut. Sebagian besar mahasiswa berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, terutama Program Studi Manajemen dan Akuntansi. Peserta juga datang dari Fakultas Ilmu Komputer, Program Studi Informatika, serta Fakultas Desain dan Seni Kreatif.

Komposisi tersebut mencerminkan semakin beririsan­nya pendidikan bisnis dengan teknologi dan kreativitas. Perkembangan kecerdasan artifisial (AI), transformasi digital, serta kebutuhan industri terhadap talenta lintas disiplin membuat kompetensi bisnis tidak lagi berdiri sendiri.

Karena itu, sesi bersama Johns Hopkins Carey Business School diarahkan tidak hanya untuk mengenalkan pilihan studi pascasarjana, tetapi juga memberikan gambaran mengenai perkembangan pendidikan bisnis di tengah perubahan teknologi.

Sejumlah topik menjadi bagian dari sesi tersebut, antara lain pilihan studi S2 di Johns Hopkins Carey Business School, pemanfaatan AI dalam pendidikan bisnis, proses pendaftaran, persiapan esai, pengalaman alumni, serta informasi mengenai peluang pendanaan pendidikan, termasuk beasiswa LPDP.

UMB mendorong mahasiswa memanfaatkan forum tersebut untuk menggali informasi sedalam mungkin mengenai persiapan studi lanjut dan peluang akademik internasional.

“Kami mengajak mahasiswa untuk berpartisipasi secara aktif, mengajukan pertanyaan, dan memanfaatkan kesempatan untuk belajar langsung mengenai peluang yang tersedia bagi perjalanan akademik dan profesional mereka di masa depan,” ujar perwakilan UMB.

Selain memberikan wawasan kepada mahasiswa, pertemuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya UMB memperluas jejaring internasional. Pertemuan dengan Johns Hopkins Carey Business School diharapkan dapat berkembang menjadi peluang kerja sama akademik yang lebih luas pada masa mendatang.

Kerja sama internasional tersebut dapat membuka ruang bagi pengembangan berbagai aktivitas akademik, mulai dari pertukaran pengetahuan, pengembangan kapasitas mahasiswa, hingga peluang kolaborasi di bidang pendidikan.

Dalam konteks tersebut, Information Session tidak hanya menjadi forum sosialisasi program pendidikan. Bagi mahasiswa UMB, forum itu menjadi pintu untuk memahami standar, tuntutan, dan peluang pendidikan bisnis global sekaligus mempersiapkan diri menghadapi lingkungan akademik dan profesional yang semakin kompetitif.

UMB berharap kehadiran Ms. Brittany Zhang dapat memberikan perspektif baru bagi mahasiswa mengenai pilihan pendidikan pascasarjana serta mendorong lebih banyak mahasiswa untuk mempertimbangkan pengalaman akademik internasional sebagai bagian dari pengembangan kompetensi dan karier.