JAKARTA, — Universitas Mercu Buana melalui Fakultas Teknik resmi menjalin kerja sama dengan Akademi Komunitas Toyota Indonesia (AKTI) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Lobby Gedung Doktoral UMB Meruya, Selasa (5/26).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi di bidang pengembangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), khususnya untuk riset bersama serta pertukaran pengalaman dalam pengembangan pembelajaran berbasis teknologi.
AKTI merupakan institusi pendidikan vokasi yang didirikan oleh Toyota Motor Manufacturing Indonesia untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul di bidang manufaktur dan teknologi industri. Kampus ini dikenal mengusung model pembelajaran berbasis praktik industri dengan kurikulum yang dirancang sesuai kebutuhan dunia kerja, sehingga menjadi salah satu rujukan pendidikan vokasi berbasis industri di Indonesia.
Acara dihadiri perwakilan Program Studi Teknik Elektro, Teknik Mesin, dan Teknik Industri, serta jajaran pimpinan Fakultas Teknik UMB yang dipimpin Wakil Dekan Fakultas Teknik UMB, Dr. Ir. Joni Hardi, M.T.
Dalam sambutannya, Joni menegaskan bahwa kerja sama tersebut tidak sebatas seremonial kelembagaan, melainkan diarahkan pada implementasi program nyata yang memberi dampak langsung bagi sivitas akademika maupun masyarakat.
“Kerja sama ini tidak hanya menjadi simbol sinergi antara dunia pendidikan dan industri, tetapi juga menjadi wadah untuk menciptakan berbagai program nyata, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan riset inovatif, hingga kontribusi langsung kepada masyarakat,” ujar Joni.
Ia menambahkan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra industri menjadi kebutuhan mendesak di tengah percepatan transformasi digital, terutama dalam pengembangan riset-riset berbasis AI yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Menurutnya, melalui kolaborasi tersebut diharapkan lahir lebih banyak peluang riset, inovasi, dan kontribusi yang mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi sekaligus mendorong daya saing bangsa.
“Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir lebih banyak peluang, inovasi, dan kontribusi yang mampu menjawab kebutuhan zaman serta mendorong kemajuan bersama,” katanya.
Diskusi dalam pertemuan tersebut juga membahas peluang pengembangan kurikulum adaptif, program riset kolaboratif, hingga penguatan kapasitas dosen dan mahasiswa melalui transfer pengetahuan serta praktik terbaik dari dunia industri.
Pihak UMB dan AKTI sepakat bahwa kemitraan strategis merupakan fondasi penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang progresif, inklusif, dan berkelanjutan.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi berbagai inisiatif lanjutan yang dapat mempercepat pengembangan inovasi teknologi nasional, khususnya di bidang kecerdasan artifisial.
Berita Terbaru Lainnya
Sabtu, 16 Mei 2026
Sabtu, 16 Mei 2026
