Jakarta – Program Studi Arsitektur Universitas Mercu Buana menggelar kuliah lapangan ke Telkom Landmark Tower, Jakarta, sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap penerapan konsep bangunan hijau dan pembangunan berkelanjutan di dunia profesional.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Arsitektur dan didampingi oleh dosen Dr. Ir. Muji Indarwanto, M.T., M.M., Dr. Rr. Diana Ayudya, S.T., M.T., serta Dr. Mona Anggiani, S.T., M.T. Kehadiran para dosen pendamping menjadi bagian penting dalam memberikan perspektif akademik serta menghubungkan teori yang dipelajari di ruang kuliah dengan praktik yang diterapkan di lapangan.

Telkom Landmark Tower dipilih sebagai lokasi pembelajaran karena telah meraih sejumlah sertifikasi bergengsi yang menjadi indikator keberhasilan penerapan konsep bangunan berkelanjutan. Gedung ini memperoleh Sertifikasi GREENSHIP dari Green Building Council Indonesia (GBCI), Sertifikasi EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies) dari International Finance Corporation (IFC) yang merupakan bagian dari World Bank Group, serta Sertifikasi Great Place to Work yang menunjukkan kualitas lingkungan kerja yang produktif dan inklusif.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa tidak hanya mempelajari aspek teknis bangunan, tetapi juga memahami bagaimana konsep keberlanjutan dapat diintegrasikan ke dalam proses perancangan dan pengelolaan gedung secara menyeluruh. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memperluas wawasan mengenai perkembangan arsitektur berkelanjutan, jadi mahasiswa tidak hanya mndapatkannya di dalam kelas

Kuliah lapangan tersebut sekaligus menjadi upaya Program Studi Arsitektur Universitas Mercu Buana dalam mempersiapkan calon arsitek yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kesadaran terhadap pentingnya pembangunan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.