ID   EN
Universitas Mercu Buana

Berita

UMB GANDENG KEMNAKER BERI PERHATIAN SERIUS PADA PSIKOLOGIS DAN MENTAL PEKERJA IMIGRAN

   468    2 min

Poster Webinar (online) dan assessment (offline) dengan tema “Ayo Kita Tingkatkan Kesejahteraan dan Kesehatan Mental Pekerja Migran Indonesia”

Universitas Mercu Buana melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Psikologi menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia mengadakan webinar (online) dan assessment (offline) dengan tema “Ayo Kita Tingkatkan Kesejahteraan dan Kesehatan Mental Pekerja Migran Indonesia”. UMB juga melibatkan pihak lain dalam kegiatan ini diantaranya : Universiti Malaysia Sabah, BLKLN Citra Putra Indarab, LPK Hiroku Cirebon, PT Kamila Intan Mandiri dan Karang Taruna RT 02 Taman Kedaung – Tangerang Selatan. Penyelenggaraan webinar online melalui aplikasi zoom pada 23 Maret 2021, sedangkan untuk praktek intervensi offline pada 30 Maret, 6 April dan 12 April 2021 dengan peserta calon Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Melihat permasalahan yang kerap kali terjadi terhadap PMI selama bekerja di negara lain, mulai dari penerimaan gaji dibawah standar hingga penyelundupan serta perdagangan perempuan. Penting kiranya bagi kami mengadakan kegiatan ini untuk dapat memberikan bekal mengenai fokus pada psikologis dan mental para PMI”, jelas Dr. Inge Hutagalung, M.Si – Kapus Pengabdian Pada Masyarakat UMB dalam sambutannya.

Untuk itu dihadirkan para pakar yang siap berbagi ilmu terkait penanganan masalah – masalah psikologis pekerja migran diantaranya : Laila Meiliyandrie Indah Wardani, Ph.D, Prof. Dr. Hj. Mohd. Dahlan. Hj. A. Malek, Dr. Istiqomah, S.Psi, M.Si, Agnis Sombuling, M.A, Dr. Dearly. M.Psi, Psikolog dan Adiyo Roebianto, S.Psi, M.Si.

Upaya untuk membekali PMI dengan keterampilan yang menunjang pekerjaan telah dilakukan melalui Balai Latihan Kerja, namun hal yang terkait dengan kondisi psikologis dan kesehatan mental PMI masih menjadi fokus perhatian. Amanah mengenai kesehatan psikologi diamanatkan dalam Pasal 13 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 sebagai salah satu dokumen bagi Calon Pekerja Migran Indonesia. Salah satu pengaturan lebih teknis, yang merupakan aturan turunan dari Undang-Undang sebelumnya, yaitu Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2011 tentang Pemeriksaan Kesehatan dan Psikologi Calon Tenaga Kerja Indonesia.

Eva Trisiana, S.S, M.Bus – Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, menyampaikan bahwa ketidaksiapan kondisi psikologi dapat mengarah menjadi ancaman stress dan gangguan psikologis bagi PMI, baik yang terkait dengan situasi kerja, perbedaan budaya dan situasi negara tempat bekerja, serta kecemasan yang timbul dari keluarga yang ditinggalkan. Hal ini pada gilirannya dapat juga berdampak kepada kenyamanan dan kesiagaan bekerja selama di negara tujuan penempatan.

“Kami sangat menyambut baik inisiasi dari Universitas Mercu Buana melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini. Selain sebagai soft reminder kepada kami selaku pembuat kebijakan dalam tata kelola penempatan Pekerja Migran Indonesia, hal ini sekaligus sebagai kesempatan untuk menguji coba model, pola, pendekatan, dan atau teori yang sesuai untuk konteks Pekerja Migran Indonesia. Hasil dari kegiatan ini tentunya dapat memberikan gambaran dan rekomendasi”, jelas Eva dalam sambutannya. (penulis: Priyo Wahyudi/ editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / [email protected] / https://pendaftaran.mercubuana.ac.id/)



Next PostPrevious Post