ID   EN

Berita

SIAPKAN GENERASI PENGGUNA ENERGI RAMAH LINGKUNGAN

   348    2 min

Pemerintah secara bertahap mendorong pengembangan energy ramah lingkungan. Hal itu sejalan dengan upaya pemerintah untuk melakukan pengurangan emisi gas buang yang merusak lingkungan. Sekaligus mendorong pemanfaatan energy non fosil sebagai sumber energy masa depan.

“Pemerintah akan terus mendorong pemanfaatan energy ramah lingkungan yang memang kita miliki. Potensi energi ramah lingkungan ini sangat besar di tanah air. Berlimpah ruah dan mampu memberikan manfaat ekonomis yang besar dimasa depan,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dr. Ego Syahrial saat memberikan sambutan Pembukaan Perkuliahan Tahun Akademik 2019/2020 di kampus UMB, Jakarta, Kamis (29 Agustus 2019).

Penggunaan energi ramah lingkungan, menurut Ego Syahrial merupakan keputusan yang tepat dan berdampak luar biasa bagi masa depan Indonesia. Karena potensi energi ramah lingkungan memang berlimpah. Sehingga sangat tepat untuk dimanfaatkan.

Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, tegas dia menyebutkan potensi energi terbarukan yang dimanfaatkan baru sebesar dua persen. Adapun rinciannya, yaitu: energi panas bumi memiliki potensi sumber daya 11,0 GW, menyimpan 17,5 GW, realisasi PLTP 1,949 GW (0,44 persen); energi air memiliki potensi 75 GW (19,3 GW), realisasi PLTA 5,124 GW dan PLTMH 0,216 GW (1,21 persen); energi bioenergi memiliki potensi PLT Bio 32,6 GW, BBN 200 ribu Bph, realisasi PLT Bio 1,840 GW (0,42 persen); energi angin memiliki potensi 60,6 GW, realisasi PLTB 76,1 MW (0,0002 persen); energi surya memiliki potensi PLTS 207,8 GWP, realisasi PLTS 0,090 GWP (0,02 persen); dan energi laut memiliki potensi 17,9 GW namun belum ada yang dimanfaatkan.

“Melalui kesempatan inilah saya berharap mahasiswa UMB dapat menjadi pelopor pengguna energy ramah lingkungan. Bahkan menjadi aktor pengoptimalan energy ramah lingkungan melalui ilmu pengetahuan,” imbuhnya.

Pembukaan Perkuliahan Tahun Akademik 2019/2020 ini diikuti ribuan mahasiswa baru. Dengan menghadirkan sejumlah pembicara penting, antara lain Panglima Kodam Jaya dan Ketua LLDIKTI wilayah III Jakarta. Kegiatan ini berharap mampu mengasah pengetahuan dan kesadaran mahasiswa terhadap berbagai persoalan bangsa yang butuh solusi. (penulis: Hizkia Pahlawan / editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan Masyarakat www.mercubuana.ac.id / [email protected])



Previous Post