Mercu Buana University

PUPUK KEPERCAYAAN DIRI DI DUNIA KERJA

  • Written by admin
  • Category: Berita

Suksesnya karir dalam dunia kerja dipengaruhi berbagai faktor, antara lain rasa percaya diri. Hilangnya percaya diri seorang karyawan dapat menghambar karir. Sekaligus hilangnya kesempatan lain untuk mengembangkan diri.

“Penting sekali membangun kepercayaan diri dalam dunia kerja. Banyak sekali karyawan yang gagal meraih sukses karena tidak memiliki kepercayaan diri,” ujar Wakil Rektor III UMB, Prof. Dana Santoso saat membuka seminar softskill bertema Membangun Percaya Diri di Dunia Kerja di kampus UMB, Jakarta, Senin (10/10/17)

Menurut Prof. Dana banyak kesempatan yang datang pada diri karyawan selama bekerja. Namun semua kesmepatan itu hilang, karena tidak adanya kepercayaan diri karyawan. Akibatnya kenyamanan karyawan bekerja pun menurun dan berpengaruh pada situasi lainnya.

Apalagi, sambung dia kompetisi dunia kerja pun semakin tajam. Kepercayaan diri yang hilang dapat menimbulkan karyawan bersangkutan selalu kalah dalam kompetisi. Bahkan bisa mundur sebelum kompetisi di dunia kerja terjadi.

“Jika kondisi itu terus dibiarkan maka bisa frustasi. Karyawan yang hilang kepercayaan diri akan frustasi. Dampaknya tidaklah baik,” paparnya.

Sementara itu, Head of Strategic and Organization Development CBN, Felicia Solihin mengungkapkan memasuki dunia kerja lebih awal dapat terjadi melalui dunia magang.  Kegiatan magang merupakan proses sederhana menumbuhkan rasa percaya diri bagi calon karyawan. Sekaligus membangun adaptasi bagi calon karyawan. (penulis: Amukti Sadat Jati/ editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

 

PUPUK KEPERCAYAAN DIRI DI DUNIA KERJA

Suksesnya karir dalam dunia kerja dipengaruhi berbagai faktor, antara lain rasa percaya diri. Hilangnya percaya diri seorang karyawan dapat menghambar karir. Sekaligus hilangnya kesempatan lain untuk mengembangkan diri.

“Penting sekali membangun kepercayaan diri dalam dunia kerja. Banyak sekali karyawan yang gagal meraih sukses karena tidak memiliki kepercayaan diri,” ujar Wakil Rektor III UMB, Prof. Dana Santoso saat membuka seminar softskill bertema Membangun Percaya Diri di Dunia Kerja di kampus UMB, Jakarta, Senin (10/10/17)

Menurut Prof. Dana banyak kesempatan yang datang pada diri karyawan selama bekerja. Namun semua kesmepatan itu hilang, karena tidak adanya kepercayaan diri karyawan. Akibatnya kenyamanan karyawan bekerja pun menurun dan berpengaruh pada situasi lainnya.

Apalagi, sambung dia kompetisi dunia kerja pun semakin tajam. Kepercayaan diri yang hilang dapat menimbulkan karyawan bersangkutan selalu kalah dalam kompetisi. Bahkan bisa mundur sebelum kompetisi di dunia kerja terjadi.

“Jika kondisi itu terus dibiarkan maka bisa frustasi. Karyawan yang hilang kepercayaan diri akan frustasi. Dampaknya tidaklah baik,” paparnya.

Sementara itu, Head of Strategic and Organization Development CBN, Felicia Solihin mengungkapkan memasuki dunia kerja lebih awal dapat terjadi melalui dunia magang.  Kegiatan magang merupakan proses sederhana menumbuhkan rasa percaya diri bagi calon karyawan. Sekaligus membangun adaptasi bagi calon karyawan. (penulis: Amukti Sadat Jati/ editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             

PERGURUAN TINGGI SIAP BIKIN SATGAS ANTI BERITA PALSU

  • Written by admin
  • Category: Berita

 

 

 

Dukungan teknologi informasi yang semakin baik menciptakan arus informasi pun semakin mudah dan berlimpah. Masyarakat pun dengan cepat mendapatkan beragam informasi dari platform media. Bahkan informasi yang tidak bertanggung jawab pun dapat dikonsumsi masyarakat.

Ketua Panitia SINAPTIKA 2017, Dr. Mujiono Sadikin, MT menegaskan berlimpahnya informasi yang tersedia juga bukan tanpa persoalan. Informasi yang beredar itu tidak sedikit bernilai negative dan mengandung kebohongan. Akibatnya informasi yang diserap pun tidak sesuai kenyataannya.

“Berita palsu, hoax atau fake news yang beredar dimasyarakat adalah persoalan serius. Karena kesalahan informasi itu akan berdampak pada sikap atau respon yang tidak tepat. Dampaknya pun bisa sangat buruk,” kata Dr. Mujiono Sadikin disela seminar SINAPTIKA bertema “Peran Teknologi Informasi dalam menyikapi Peluang dan Tantangan Keberlimpahan Informasi” di kampus UMB, Jakarta, Sabtu (7/10/17).

Beredarnya berita bohong itu, lanjut dia perlulah penanganan serius dari pemerintah dan berbagai elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi. Dalam hal ini Universitas Mecu Buana bersama perguruan tinggi lain tengah menyusun strategi efektif mencegah penyebaran berita bohong.

Menurutnya beberapa perguruan tinggi telah membuat aplikasi yang mampu mendeteksi kebenaran sebuah informasi. Dengan aplikasi tersebut diharapkan masyarakat dapat lebih dahulu melihat validitas informasi yang diterimanya. Sehingga memahami benar isi informasi.

“Kalau itu berita bohong kan tidak perlu menjadi perhatian. Jika perlu langsung saja dijauhkan atau dihapus,” paparnya.

Tentu saja, sambung dia aplikasi yang mendeteksi berita bohong tersebut perlu juga dukungan team yang kuat. Agar informasi palsu tidak beredar luas. Team yang dimaksud itu bisa berupa satuan tugas (Satgas) anti berita palsu.

Dia berharap gagasan pembentukan satgas anti berita palsu ini bisa memperkuat aplikasi yang telah dipersiapkan perguruan tinggi lain. Dengan demikian upaya mencegah pemberitaan palsu di era keterbukaan informasi ini bisa lebih terkendali.

Dalam seminar ini menghadirkan pula sejumlah pembicara yang pakar dalam bidangnya, antara lain Ketua Program Sarjana Teknik Informatika ITB, Dr. Eng. Ayu Purwarianti, ST, MT, Head of Information System Division PT. PLN, Agus Sutiawan, CISA, PMP, CISM, Tokoh dan Pakar IT Onno W. Purbo dan pembicara lainnya. (penulis: Amukti Sadat Jati/ editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

 

 

 

 

KEMISKINAN DAN KEBODOHAN PEMICU PEMBERONTAKAN

  • Written by admin
  • Category: Berita

Aksi pemberontakan G30S/PKI pada tahun 1965 bukan semata perlawanan terhadap ideologi Pancasila. Gerakan pemberontakan itu juga dipengaruhi kondisi ekonomi dan sosial yang tidak baik pada saat itu. Hingga memancing kelompok komunis untuk memanfaatkan kondisi tersebut.

“Saya pada tahun 1965 itu sudah sekolah setingkat SMP. Jadi tahu benar bagaimana kondisi masyarakat saat itu. Apalagi saya berada di Kalimantan, maka merasakan sekali persoalan sosial dan ekonomi,” ujar Wakil Rektor I Universitas Mercu Buana, Prof. Ngadino Surip saat membuka nonton bersama Film G30S/PKI bagi karyawan UMB dan Dosen di kampus UMB, Jakarta, Sabtu (30/9/17).

Menurutnya buruknya kondisi ekonomi dan sosial serta gonjang-ganjing politik membuka peluang bagi kelompok manapun untuk mengancam kehidupan berbangsa. Terlebih lagi Partai Komunis Indoneisa yang saat itu berkembang luas di Indonesia.

Tentunya, lanjut dia bukan tanpa alasan bagi PKI melancarkan aksi pemberontakan. Dasar pemikirannya sangat jelas, yakni kebodohan dan kemiskinan. Dalam lingkungan masyarakat yang bodoh dan miskin itulah peluang pemberontakan bisa meluas.

“Makanya PKI pun memanfaatkan situasi tersebut. Dengan berbagai rencana yang punya tujuan mengganti ideologi Pancasila,” pungkasnya.

Prof. Ngadino menekankan perlawanan terhadap ideologi Komunis hanya bisa terjadi pada masyarakat yang cerdas dan memiliki ekonomi mapan. Makanya perguruan tinggi harus memainkan peran tersebut, melawan komunisme melalui pendidikan.

Melalui film ini, dia meminta tidak perlu menggali kembali sejarah yang sudah lalu. Mari jadikan pembelajaran berarti bagi kepentingan Indonesia masa depan. Sekaligus berusaha keras meningkatkan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan bangsa.

UMB terus menggelar kegiatan nonton bersama film G30S/PKI. Sebelumnya nonton bersama dilakukan UMB bersama warga sekitar dengan menghadirkan tokoh masyarakat. Dilanjutkan nonton bersama bagi kalangan dosen dan karyawan, selanjutnya nonton bersama bagi mahasiswa. (penulis: Citra Sentosa/ editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

 

PERKUAT IDEOLOGI PANCASILA LEWAT FILM SEJARAH

  • Written by admin
  • Category: Berita

Ancaman rongrongan terhadap ideologi Pancasila patut menjadi kewaspadaan bersama. Tidak terkecuali kalangan perguruan tinggi yang menjadi garda penguat ideologi Pancasila. Maka perlulah kalangan sivitas perguruan tinggi kian memahami ideologi Pancasila dan sejarahnya.

“Ini bukanlah doktrinasi. Tetapi sudah menjadi kewajiban bagi generasi cerdas Indonesia untuk meyakini Pancasila sebagai ideologi tunggal yang bisa hidup di alam Indonesia,” kata Wakil Rektor I Universitas Mercu Buana, Dr. Purwanto, SK, M.Si dalam acara nonton bareng warga Meruya Film G.30 S/PKI di kampus UMB, Jakarta, Sabtu (30/9/17).

Dalam kesempatan itu, Wakil Rektor I UMB menegaskan penguatan ideologi Pancasila memang harus menyasar masyarakat luas. Tidak hanya perguruan tinggi yang memang didominasi kalangan muda, tetapi juga warga diluar perguruan tinggi perlu pemahaman Pancasila lebih mendalam.

Menurutnya pemahaman terhadap Ideologi Pancasila itu bisa diwujudkan melalui pemahaman terhadap sejarah Pancasila, diantaranya menonton film G 30S/PKI yang merupakan bagian dari peristiwa penting tentang Pancasila. Melalui film ini diharapkan pemuda dan masyarakat kian memahami dan merasakan Ideologi Pancasila sebagai ideologi tunggal di Indonesia.

“Universitas Mercu Buana punya kewajiban pula melindungi masyarakat dari ancaman ideologi asing. Dan cara yang dilakukan UMB adalah menggelar nonton bersama,” imbuhnya.  (penulis: Fauzi Nur Iman / editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

 

 

POTENSI GEOGRAFIS INDONESIA UNTUK PERTUMBUHAN EKONOMI

  • Written by admin
  • Category: Berita

Dalam rangka Study Trip Universiti Malaysia Terengganu ke Universitas Mercu Buana, pihak UMB menyambut baik dengan mengadakan kuliah umum yang bertema “Indonesian Maritime” dinarasumberi oleh dosen senior Universitas Trisakti sekaligus sebagai Port Advisor, Bosowa Corporation an Indonesian Company, Ir. Kemal Heryandri DIPL., HE. yang diikutsertakan oleh Mahasiswa International Class Universitas Mercu Buana dan Mahasiswa Nautical Science Departement Universiti Malaysia Terengganu bertempat di Kampus UMB, Jakarta, Senin, (11/9/17).

Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Rektor Universitas Mercu Buana, Prof. Dana Santoso Saroso, PhD. Memaparkan dalam sambutannya bahwa, Network sangat penting di era globalisasi sekarang, untuk itu Study Trip Universiti Malaysia Terengganu ke Universitas Mercu Buana ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan kerjasama diantara kedua universitas.

Dalam memaparkan materi, Ir. Kemal Heryandri DIPL., HE. menyebutkan Indonesia sebagai bangsa yang pertumbuhan ekonominya sebagian besar berasal dari laut, dikarenakan Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dan memiliki tiga kepulauan jalur garis pantai sepanjang 99.093 Km2 serta letaknya yang strategis di antara Benua Asia dan Australia.

Dengan letak geografis yang ada, Indonesia memiliki potensi besar di sektor industri minyak dan gas bumi, dan perikanan kelautan serta destinasi pariwisata. Dimana Indonesia memiliki daya tarik pariwisata yang luar biasa di beberapa wilayahnya, seperti Belitung, Wakatobi, Pulau Thousand, Bali, Lombok, Pulau Komodo, Ujung Kulon, Radja Ampat, Nias, Mentawai, Morotai, Mandalika, Labuhan Bojo, dan masih banyak lagi lainnya. Ujar Ir. Kemal Heryandri DIPL., HE. Beliau pun menjelaskan, Indonesia harus memiliki kebijakan transportasi laut untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. (penulis: Amukti Sadat Jati/ editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

 

BERIKAN BEASISWA RATUSAN JUTA PADA SISWA BERPRESTASI

  • Written by admin
  • Category: Berita

Direktur Pemasaran Universitas Mercu Buana (UMB), Dr. Mukti Ali, MM menegaskan generasi masa depan tidak hanya memiliki pendidikan memadai, tetapi juga ditantang menorehkan prestasi luar biasa. Dengan torehan prestasi, harus mampu mendapatkan pendidikan memadai.

“Dalam hal itu UMB sangat konsentrasi pada siswa yang menorehkan prestasi nasional dan internasional melalui dukungan biaya pendidikan hingga program Doktor,” ujar Dr. Mukti Ali, MM disela penyerahan bantuan pendidikan pada dua siswa berprestasi di SMK Negeri 4 Bandung, Kamis (14/9/17).

Bantuan pendidikan ini, lanjut Direktur Pemasaran UMB merupakan beasiswa melanjutkan pendidikan program Sarjana di kampus UMB. Nilai bantuannya sebesar Rp. 120 juta yang seluruhnya dialokasikan bagi menempuh pendidikan sarjana.

Dengan demikian, Mukti Ali memastikan kedua siswa tersebut bisa menikmati pendidikan secara gratis sejak mulai semester awal hingga selesai pendidikan. Selanjutnya dapat diperpanjang beasiswa tersebut pada program Magister.

“Tentu syaratnya sama, yakni menorehkan prestasi.  Jadi UMB hanya meminta kepada kedua siswa yang diberikan beasiswa untuk terus mengikuti lomba dan menjadi juara. Itu saja,” pungkasnya.

Kebijakan ini sudah dilakukan UMB sejak beberapa tahun lalu. Sebagai buktinya adalah Arival Santosa mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UMB yang merupakan hasil pembinaan sejak masa sekolah. Arival mendapatkan program beasiswa melalui prestasinya hingga jenjang program Magister.

Arival selama menempuh perkuliahan, tutur Mukti Ali terus diarahkan mengikuti berbagai kompetisi IT. Sekaligus mengembangkan kemampuannya dalam berbagai pelatihan. Hasilnya Arival berhasil menorehkan prestasi dalam ajang nasional dan internasional.

 “Sekarang Arival akan melanjutkan studi ke Beijing, serta dalam waktu dekat juga mengikuti kompetisi internasional di Abu Dhabi, United Emirates Arab,” imbuhnya.

Kepala Sekolah SMK Negeri 4 Bandung, Dr. Asep Tapip Yani mengatakan prestasi Irvan dan Riksa itu memang sangat membanggakan bagi Indonesia, sudah selayaknya mendapatkan perhatian pendidikan. Terkait bantuan pendidikan dari UMB ini dapat menjadi pemacu prestasi bagi pelajar lain.

Bantuan pendidikan itu diberikan kepada Irvan Lutfi Gunawan dan Riksa Suviana Rochman atas prestasi sebagai Juara Kompetisi IT Internasional berbasis E-Learning 2017. Keduanya mengharumkan nama Indonesia dalam acara The APEC e-Learning International Contest of Outstanding of New Ages (e-ICON) di Ulsan National Institute of Science and Technology, Korea Selatan.

Kedua siswa SMK Negeri 4 tersebut berhasil menaklukan 37 peserta lain dari berbagai negara. kedua siswa tersebut membuat sebuah aplikasi mobile android yang dapat digunakan untuk belajar. Aplikasi bernama Right Up ini mampu membantu orang untuk mengoptimalkan penggunaan otak kanan dalam menggambar. (penulis: Priyo Wahyudi/ editor: Riko Noviantoro / Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan Masyarakat / www.mercubuana.ac.id/ This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

UMB – IAIN LANGSA JALIN KERJASAMA RISET

  • Written by admin
  • Category: Berita

 

 

 

Riset merupakan bagian dari kinerja perguruan tinggi. Kualitas riset yang mumpuni dapat menjadi bukti perguruan tinggi berkualitas, seklaigus memperdalam ilmu pengetahuan dan menjawab berbagai persolaan masyarakat. Terkait itulah perlunya menjalin kerjasama riset dengan berbagai institusi.

“Kerjasama riset perlu dilakukan lintas lembaga. Termasuk dengan perguruan tinggi lain, seperti Institus Agama Islam Negeri Langsa,” ujar Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMB, Dr. Harnovinsah disela penandatangan Nota Kerjasama Riset bersama IAIN Langsa di kampus UMB, Jakarta, Rabu (6/9/17).

Menurutnya kerjasama riset lintas perguruan tinggi dapat lebih mempertajam hasil riset. Karena pada prinsipnya dua perguruan tinggi itu memiliki karakter berbeda, serta penajaman para peniliti yang juga berbeda-beda. Sehingga hasil risetnya bisa lebih mendalam dan menjawab persoalan.

Dia menambahkan kerjasama riset bidang ekonomi dan bisnis merupakna tahap awal saja. Dalam jangka panjang kerjasama itu dapat diperluas dengan melibatkan fakultas lainnya. Agar dimensi risetnya bisa lebih meluas.

“FEB UMB dan FEB Islam IAIN Langsa merupakna kerjasama awal. Nantinya bakal dikembangkan sesuai kebutuhan kedua pihak,” imbuhnya.

Dekan FEBI IAIN Langsa, Drs. Iskandar Budiman, M.CL menambahkan kerjasama dua lembaga ini merupakan upaya bersama meningkatkna kualitas riset bidang ekonomi. Sekaligus menjalin hubungan lintas institusi yang sudah terjalin cukup lama.

Dalam kerjasama ini, lanjut dia kedua pihak akan bersama-sama membuat kajian terhadpa berbagai persoalan bidang ekonomi dan bisnis. Kedua pihak akan melibatkan para penelitinya untuk melakukan kajian tersebut. (penulis: Citra Sentosa / editor: Riko Noviantoro/ Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

 

 

 

SISTEM AKREDITASI PERGURUAN TINGGI ONLINE MENJAMIN PELAYANAN

  • Written by admin
  • Category: Berita

 

 

 

Akreditasi perguruan tinggi merupakan kewajiban sebagaimana diatur dalam Permendikti No. 32 Tahun 2016 tentang Akreditasi. Dalam pasal 2 menegaskan Akreditasi merupakan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal sebagai bagian system penjaminan mutu pendidikan tinggi.

“Itu artinya akreditasi adalah upaya bersama yang terukur dalam kaitannya memastikan jaminan mutu sebuah perguruan tinggi,” ujar Direktur Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN – PT), Prof. Tjan Basarudin saat menghadiri Workshop Pengisian Borang Akreditasi Berbasis SAPTO di kampus UMB, Jakarta, Kamis (6/9/17).

Terkait pentingnya akreditasi itu, sambung dia perlu sebuah system pelayanan pengajuan akreditasi yang juga baik. Dalam hal ini BAN PT telah membuat sebuah system akreditasi yang dapat memberikan kemudahan kepada pihak perguruan tinggi, yakni Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online (SAPTO).

Prof. Tjan Basaruddin mengatakan penggunaan SAPTO itu memberikan kemudahan bagi semua perguruan tinggi dalam mengajukan borang akreditasi. Tidak lagi perlu membuat bahan akreditasi yang cukup tebal, tetapi cukup mengisi berbagai formulir akreditasi yang tersedia dalam SAPTO.

“Perguruan tinggi bisa membuka dan mengisi sesuai kenyataan kampusnya. Semua materi yang diminta dalam SAPTO tersebut harus terisi lengkap. Dari situlah materi lanjutan akreditasi bisa dilakukan,” imbuhnya dihadapan pejabat perguruan tinggi lain. 

Dia menilai penerapan system akreditasi berbasis online tersebut membuat berbagai perguruan tinggi diberbagai daerah bisa mudah dan memahami akreditasi lebih dalam. Sekaligus melengkapi kebutuhan akreditasi sesuai borang yang tersedia dalam Sapto.

Dengan demikian, menurut dia penerapan akreditasi berbasis online adalah bukti modernisasi pelayanan. Serta peningkatkan mutu akreditasi perguruan tinggi, yang nanti hasilnya bisa menambah nilai keunggulan perguruan tinggi tersebut. (penulis: Citra Sentosa / editor: Riko Noviantoro/ Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

 

 

 

Info Pendaftaran 085100633360

Kampus UMB

Kampus Meruya

  • Jl. Meruya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat
  • T : 021 5840 816 ( Hunting), ext: 2751
  • F : 021 5840 015

Kampus Menteng

  • Jl. Menteng Raya No.29, Jakarta Pusat
  • T : 021 3193 5454
  • F : 021 3193 4474

Kampus Cibubur

  • Jl. Keranggan No.6, Jatisampurna Bekasi
  • T : 021 8449 635

Fakultas

Diploma 3

  • . Fakultas Ekonomi dan Bisnis

     

     

    Profesi 

    • Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Strata 1

Strata 2

 

 

Top of Page