Mercu Buana University

BANYAK PROFESI HILANG, TETAPI PEKERJAAN TETAP TERSEDIA

  • Written by admin
  • Category: Berita

Pengamat e – commerce Kementerian Komunikasi dan Informatika, Arif Kurniawan, S.Sos., M.Kom menegaskan era digital memang telah mengubah berbagai tatanan sosial yang ada. Dunia industry, perdagangan pun ikut menjadi korban dari era digital ini. Namun bukan berarti suatu persoalan yang luar biasa.

“Banyak profesi yang hilang di era digital, tetapi pekerjaan tetap tersedia banyak. Bahkan melahirkan pola bisnis baru,” ujar Arif Kurniawan saat menjadi pembicara dalam acara Campus Talk bertema “Perdagangan Era Digital: Dimana dan Bagaimana Indonesia Berkiprah?”di kampus UMB, Jakarta, Sabtu (21 April 2018).

Hilangnya profesi, menurut dia merupakan realitas yang tidak bisa dihindari. Tetapi prinsip pekerjaan yang berdekatan dengan profesi dasar masih tetap terbuka. Jika ada perubahan pada pola bisnisnya saja, bukan pada hal lainnya yang selama ini dikhawatirkan.

Pada sisi lain, dia meminta perlu ada kesiapan lebih matang dari semua pihak dengan era digital. Karena persaingan di era digital semakin sengit, perubahan dapat terjadi sangat cepat. Hingga tanpa disadari siapapun bahwa sudah ada perubahan besar.

“Kesiapan tersebut diawali dari kemampuan mengaksis informasi dan memahami informasi. Hindari mendapatkan informasi sesat atau palsu. Ini yang kerap menjadi persoalan pada era digital,” paparnya.

Dia memastikan pemerintah telah menyiapkan berbagai infrastruktur untuk meningkatkan daya sain di era digital. Kesiapan infrastruktur tersebut akan menjadi tidak bermanfaat jika SDM nya tidka juga ditingkat.

Pada level penyiapan SDM tersebut, dia menilai perguruan tinggi seperti UMB perlu mengambil peran optimal. Dimana seluruh mahasiswa harus mampu memiliki literasi digital memadai. Dengan demikian daya saing pun bisa dihadapi. (penulis: Priyo Wahyudi / editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

 

KEBIJAKAN GANJIL – GENAP PERLU DIKAJI DARI SISI PAJAK

  • Written by admin
  • Category: Berita

Pembatasan operasi kendaraan pribadi pada sejumlah ruas jalan sesuai nomor kendaraan, perlu mendapat kajian lebih mendalam. Terutama pada sisi kewajiban dan hak para wajib pajak kendaraan yang memang diatur dalam UU No.28 Tahun 2008 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Rektor UMB, Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, MM.,IPU menjelaskan pembatasan operasi kendaraan pribadi berdasarkan nomor ganjil – genap secara prinsip bertentangan dengan hak para wajib pajak. Karena bagi setiap wajib pajak yang telah membayarkan kewajiban pajaknya, dapat menggunakan seluruh fasilitas jalan di seluruh wilayah Indonesia.

“Namun nyatanya terdapat pembatasan beroperasi kendaraan berdasarkan nomor ganjil – genap. Itu berarti ada pertentangan antara regulasi pembatasaan kendaraan dengan hak wajib pajak,” kata Rektor UMB, Dr. Arissetyanto Nugroho saat menghadiri seminar Hari Konsumen Nasional di hotel Harris, Jakarta, Jumat (20 April 2018).

Menurutnya pembatasan tersebut sepatutnya dapat pula melihat dari sisi hak dari para wajib pajak. Bukan berarti kebijakan pembatasan kendaraan tersebut kurang tepat, hanya perlu penyesuaian dengan sejumlah hak penggunan kendaraan.

Dia menilai jika membandingkan pada tingkat regulasinya, tentu keputusan pembatasan masa operasi kendaraaan itu tidak dapat melampaui UU Perpajakan. Apalagi kebijakna pembatasan operasi kendaraan ganjil – genap itu dikeluarkan setingkat Peraturan Menteri.

“Saya menilai perlu ada pengurangan nilai wajib pajak atas pemberlakuan aturan tersebut. Ini sebuah gagasan yang perlu dikaji bersama,” tuturnya. (penulis: Priyo Wahyudi / editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

BPKN USULKAN KAJI ULANG KEBIJAKAN GANJIL - GENAP

  • Written by admin
  • Category: Berita

Pembatasan operasi kendaraan pribadi pada sejumlah ruas jalan sesuai nomor kendaraan, perlu mendapat kajian lebih mendalam. Terutama pada sisi kewajiban dan hak para wajib pajak kendaraan yang memang diatur dalam UU No.28 Tahun 2008 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Kepala Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Ir. Ardiansyah Parman menilai kebijakna ganjil – genap itu memang perlu pengkajian ulang dari sisi hak para wajib pajak. Karena memang ada hak wajib pajak yang dilanggar dari kebijakna tersbut.

“Saya rasa gagasan Rektor UMB tentang kebijakna ganjil genap itu perlu ditanggapi serius. BPKN menilai layak jadi kajian bersama,” ujar Kepala BPKN, Ir. Ardiansyah Parman saat menghadiri seminar Hari Konsumen Nasional di hotel Harris, Jakarta, Jumat (20 April 2018).

Dia menilai pembatasan operasi kendaraan pribadi berdasarkan nomor ganjil – genap secara prinsip bertentangan dengan hak para wajib pajak. Tidak patutlah wajib pajak sebagai konusmen itu dilanggar hak-hak nya.

Menurutnya kesadaran terhadap hak konsumen itulah yang menjadi bagian penting dari membangun hubungan setara antara produsen dan konsumen. Termasuk dalam kebijakan ganjil – genap yang diberlakukan saat ini.

“BPKN akan menilai lebih dalam apakah ada pelanggaran lebih serius dari kebijakan ganjil – genap ini. Dari sisi pajak dan hak konsumen sudah terlihat sedikit. Nanti didalami lebih lanjut,” imbuhnya dihadapan peserta seminar.  (penulis: Priyo Wahyudi / editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

 

UNIVERSITAS MERCU BUANA KEMBALI DIPERCAYA “PROGRAM ASUH PT UNGGUL”

  • Written by admin
  • Category: Berita

Pada 2017 program Asuh PT Unggul dinyatakan sukses. Program yang diluncurkan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi itu bertujuan mendorong peningkatan akreditasi pada sejumlah perguruan tinggi.

Berbekal keberhasilan tersebut Pemerintah pun kembali melanjutkan program serupa. Dengan menggandeng 29 perguruan tinggi yang terakreditasi A untuk menjadi pendamping dalam program Asuh PT Unggul.

“Universitas Mercu Buana kembali mendapat kepercayaan terlibat dalam program Asuh PT Unggul 2018 ini,” kata Ketua Penjaminan Mutu UMB, Ir. Desiana Vidayanti, MT di kampus UMB, Jakarta, Senin (9 April 2018).

Menurutnya kepercayaan pemerintah kepada UMB terlibat dalam program Asuh PT Unggul 2018 ini memberikan bukti, bahwa kinerja UMB dalam program sebelumnya cukup baik. Terutama dalam upaya pendampingan tiga perguruan tinggi yang jadi asuhan UMB.

“Pada program tahun lalu, UMB dipercaya menjadi pendamping bagi tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Cordova NTB, Insititut Ilmu Sosial dan Budaya (IISBUD) NTB dan STMIK ERESHA (Jakarta),” pungkasnya.

Lebih lanjut Kepala PJM UMB ini mengatakan terpilihnya kembali UMB dalam program PT Asuh Unggul juga didasarkan pertimbangkan prestasi. Pada tahun lalu UMB mendapat apresiasi sebagai lima PT Asuh Unggul terbaik. Apresiasi tersebut menujukan kesungguhan UMB menjalankan program PT Asuh Unggul. (penulis: Citra Sentosa/ editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id /  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  )

1000 PELARI MERIAHKAN RUN FOR CANCER 2018

  • Written by admin
  • Category: Berita

Lebih dari 1000 pelari dipastikan ikut memeriahkan Run For Cancer 2018, yang berlangsung di kawasan Jakarta. Ribuan pelari itu berasal dari berbagai kelompok usia, bahkan diantaranya terdapat pelari asal negara asing.

“Run for Cancer ini merupakan kegiatan bersama antara Yayasan Kanker Indonesia dan Universitas Mercu Buana. Dengan tujuan menumbuhkan kesadaran terhadap ancaman penyakit kanker,” kata Ketua Panitia Run for Cancer, Ketut Nina Mastra, SE., BS., MS disela pelepasan peserta Run for Cancer di Jakarta, Minggu (8 April 2018).

Menurutnya membangun kepedulian terhadap bahaya kanker harus dilakukan secara terus menerus. Dengan pola informasi yang juga beragam, diantaranya melalui kegiatan Run for Cancer ini yang mampu lebih massif dalam menyampaikan informasi.

Apalagi, sambung dia jumlah peserta Run for Cancer ini sangat banyak. Berasal dari berbagai lapisan usia, strata sosial, pendidikan dan sebagainya. Sehingga lebih efektif dalam menyampaikan informasi tentang bahaya cancer.

“Tentu harapannya kesadaran terhadap bahaya cancer bisa dipahami lintas generasi. Makanya semua pelari menggunakan Bald Cap,” imbuhnya.

Bald cap, jelas Nina Mastra merupakan symbol aksi solidaritas pelari bagi penderita Cancer. Bald Cap digunakan pelari pada bagian kepala yang berwarna coklat muda.

Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan Kanker Indonesia, Murniati Widodo AS menambahkan penyakit kanker bukanlah penyakit sederhana. Kanker merupakan penyakit yang dipicu berbagai faktor. Kanker menyerang sel tubuh yang kemudian perkembangan sel itu menjadi tidak normal.

Pada sel kanker tersebut, sambung dia akan berkembang dengan cepat, tidak terkendali. Sel kanker itu membelah diri, menyebar dan merusak sel organ tubuh lainnya.

“Makanya perlu kesadaran yang optimum dari masyarkat terhadap bahaya ini. Siapapun, usia berapa pun, dari gender apa pun dapat terserang bahaya kanker,” tuturnya.

Selain itu pula, Murniati Widodo AS menegaskan kegiatan Run for Cancer 2018 juga bagian dari peringatan ulang tahun Yayasan Kanker Indonesia ke 41. Kehadiran dan peran Yayasan Kanker Indonesia ini akan terus berlanjut, demi menghadirkan masyarakat sadar terhadap ancaman kanker. (penulis: Amirullah Munawir/ editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA SEMINARKAN HASIL PENELITIAN BEKERJASAMA DENGAN FACULTY OF BUSINESS, MULTIMEDIA UNIVERSITY MALAYSIA

  • Written by admin
  • Category: Berita

Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom), Universitas Mercu Buana (UMB) melakukan kerjasama dengan Faculty of Business Multimedia University (MMU), Malaysia pada bidang penelitian dengan tema kajian "Tourism and Social Media."

Hasil penelitian awal diseminarkan pada tanggal 22 Maret 2018 di Multimedia University, Malaka, Malaysia. Ada tiga hasil riset yang dipresentasikan secara panel yaitu, 1. Motif menggunakan media online di kalangan remaja (survei di Jakarta dan Bandung), oleh Ponco Budi Sulistyo, PhD, 2. Optimalisasi media sosial untuk promosi pariwisata, oleh Sofia Aunul, M.Si dan Rahmadya Putra, M.Si, 3. City branding melalui transmedia storytelling oleh Eka Perwitasari M.Ed dan Dicky Andika, M.Si

Menurut Ponco Budi Sulistyo, Ph.D, Kaprodi Ilmu Komunikasi Fikom UMB, kerjasama penelitian dengan MMU ini sebagai salah satu wujud implementasi dari visi UMB yakni memenuhi Kebutuhan Industri dan Masyarakat dalam Persaingan Global Pada tahun 2024.

Sementara itu, Dekan Faculty of Business, MMU, Prof. Madya Dr. Gerald Goh mengatakan bahwa kerjasama riset ini dapat memberikan nilai strategis bagi kedua belah pihak dengan tema-tema yang sesuai dengan kondisi global yang terjadi saat ini "kerjasama di bidang riset dengan UMB akan memberikan nilai strategis bagi kedua belah pihak," ujarnya.

Ponco menjelaskan bahwa kerjasama riset ini akan dilakukan secara berkelanjutan melihat fenomena sosial yang terus berubah “kita ingin terus melakukan riset bersama sehingga membawa manfaat bagi masyarakat dan industri yang ada, baik di Indonesia maupun di Malaysia serta mempererat persaudaraan antar dua negara tetangga” imbuhnya.

Pada kesempatan ini juga dipresentasikan tentang program yang dapat mendeteksi perhatian orang ketika melakukan komunikasi. Program tersebut adalah Multimedia Attention Tracking Agent (MATA) hasil inovasi dari Faculty of Enginnering, MMU. Selanjutnya diharapkan program ini dapat juga dikembangkan dalam kerjasama riset antara Fikom UMB dan MMU. Dosen Faculty of Engineering, MMU, Dennis Wong selaku pengembang program ini menyambut baik kerjasama riset terkait temuannya ini. "Semoga kita sapat mengembangkannya bersama-sama dan bermanfaat bagi kedua universitas dan juga masyarakat," imbuhnya.

Kegiatan seminar penelitian ini dihadiri oleh dosen-dosen dan mahasiswa Faculty of Business, MMU dan juga mahasiswa dari Fikom UMB.

KEMBANGKAN KERJASAMA INTERNASIONAL, FIKOM UMB PRODUKSI FILM DOKUMENTER BERSAMA MULTIMEDIA UNIVERSITY MALAYSIA

  • Written by admin
  • Category: Berita

Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Mercu Buana mengembangkan kerjasama internasional dengan melakukan produksi film dokumenter bersama (joint production) bertajuk “Jejak Nusantara di Tanah Melayu” dengan Multimedia University (MMU), Malaysia, 20-23 Maret 2018

Menurut Ponco Budi Sulistyo, Ph.D, Kaprodi Ilmu Komunikasi, bahwa kerjasama produksi dengan MMU sebagai wujud implementasi dari visi UMB yakni memenuhi Kebutuhan Industri dan Masyarakat dalam Persaingan Global Pada tahun 2024.

Dekan Faculty of Cinematic Art (Fakultas Seni Perfilman) MMU, Akmal Radzian Haji Mohd Rashid menyambut baik kerjasama antara UMB dan MMU. “Kami berterima kasih karena UMB memilih MMU sebagai partner, dan kami menyambut baik kerjasama ini” katanya.

Sementara itu, Dekan Faculty of Busines, MMU Prof. Madya Dr. Gerald Goh mengatakan bahwa kerjasama produksi ini adalah awal yang baik bagi hubungan kerjasama kedua institusi yang lebih baik di masa selanjutnya. "Kami percaya kerjasama dengan UMB akan membawa manfaat bagi kedua pihak, kami tahu bahwa UMB adalah salah satu universitas yang unggul di Indonesia," jelasnya.

Ponco menjelaskan dipilihnya judul Jejak Nusantara di Tanah Melayu karena banyaknya artefak nusantara di Malaysia. Jejak nusantara tersebut mewarnai berbagai macam aspek budaya dan kehidupan sosial masyarakat Malaysia, “kita ingin menelusuri warna nusantara sehingga kelak mempererat persaudaraan antara Indonesia dan Malaysia” imbuhnya.

Kegiatan produksi bersama ini melibatkan dosen dan mahasiswa bidang studi broadcasting yakni Ponco Budi Sulistyo, Dicky Andika, Rahmadya Putra, Sofia Aunul, Eka Perwitasari, sedangkan mahasiswa yang terlibat adalah Rilwan Atma Putra, Fikki Hadiansah, Ilham Abdurahman Majid dan Hafidz Noerrizki.

DORONG DOSEN DAFTARKAN HAK CIPTA DAN HAK PATEN

  • Written by admin
  • Category: Berita

Daya saing bangsa Indonesia harus terus ditingkatkan. Berdasarkan data World Economic Forum (WEF) 2017 daya saing Indonesia berada pada posisi 36 dari 137 negara. Posisi tersebut masih rentan untuk merosot lagi, mengingat daya saing negara lain memiliki percepatan lebih tinggi.

“Untuk terus meningkatkan daya saing bangsa ini melalui karya riset. Dari karya riset itulah kemampuan bangsa dapat terlihat lebih baik,” ujar Rektor UMB, Dr. Arissetyanto Nugroho, MM, IPU saat membuka Workshop dan Sosialisasi Hak Cipta dan Hak Desain Produk di kampus UMB, Jakarta, Kamis (15/ Maret/2018).

Rektor menegaskan karya riset yang sudah terpublikasi perlu mendapat perlindungan melalui pendafataran sebagai hak cipta dan hak paten. Dengan perlindungan karya cipta tersebut secara langsung mendorong daya saing bangsa.

Apalagi, sambung dia karya riset yang memiliki implikasi pada industry. Secara luas akan mendorong penggunaan produk dalam negeri bagi kepentingan masyarakat. Bahkan secara bisnis pun bisa mengarah pada kepentingan bisnis global.

“Indonesia ini memiliki 4 ribuan kampus, jika saja satu kampus menyumbang 1 karya cipta dan paten. Artinya sudah ada 4 ribuan karya cipta dan paten dihasilkan,” paparnya.

Tidak menutup kemungkinan, lanjut Rektor dari ribuan karya cipta dan paten yang sudah dihasilkan tersebut memenuhi kebutuhan industry. Dengan demikian peran perguruan tinggi sebagai solusi persoalan bangsa pun bisa terwujud. (penulis: Iis Sholihat/ editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

Info Pendaftaran 085100633360

Kampus UMB

Kampus Meruya

  • Jl. Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat
  • T : 021 5840 816 ( Hunting), ext: 2751
  • F : 021 5840 015

Kampus Menteng

  • Jl. Menteng Raya No.29, Jakarta Pusat
  • T : 021 3193 5454
  • F : 021 3193 4474

Kampus Cibubur

  • Jl. Keranggan No.6, Jatisampurna Bekasi
  • T : 021 8449 635

Fakultas

Diploma 3

  • . Fakultas Ekonomi dan Bisnis

     

     

    Profesi 

    • Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Strata 1

Strata 2

 

 

Top of Page