Mercu Buana University

GALERI INVESTASI SARANA LATIH MAHASISWA JADI PIALANG

  • Written by admin
  • Category: Berita

Pialang merupakan profesi yang masih minim di Indonesia. Padahal profesi pialang memiliki peran penting dalam perekonomian bangsa. Sekaligus profesi yang berpendapatan sangat menggiurkan.

Kepala Galeri Investasi BEI – UMB, Iwan Firdaus MM menegaskan kehadiran Galeri Investasi Bursa Efek ini merupakan laboratorium bagi mahasiswa untuk memahami profesi pialang. Sekaligus bisa mengenal lebih banyak tentang bisnis saham yang memiliki prospek bisnis masa depan.

“Ini fasilitas yang baik bagi mahasiswa untuk mendalami bisnis saham. Bahkan bisa secara langsung pula menjadi pelaku bisnis saham atau pialang,” ujar Iwan Fidaus, MM disela peresmian Galersi Investasi BEI di kampus UMB, Jakarta, Rabu (24/Januari/2018).

Menurutnya pengenalan saham memang tidak cukup melalui teori saja. Perlu pula pemahaman mahasiswa secara langsung melalui praktek jual-beli saham. Sehingga dapat mengetahui persis kondisi transaksi saham secara langsung.

Simbolisasi peresmian Galeri BEI-UMB ini dilakukan dengan pemotongan pita oleh Rektor Universitas Mercu Buana Dr. Arrisetyanto Nugroho beserta Direktur MNC Sekuritas Susi Meilina dan Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia Hosea Nicky Hogan. Hadir pula Wakil Rektor Bidang inovasi Alumni dan Hubungan Internasional Prof. Dana Santoso P.hd, Dekan dan Jajaran pimpinan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. (penulis: Amirullah / editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

 

MEDIA MASSA – KAMPUS PERLU MEMBENTUK TIM RISET BERSAMA

  • Written by admin
  • Category: Berita

 

 

 

Pimpinan Redaksi Majalah Gatra, Carry Nadeak menegaskan perguruan tinggi di Indonesia memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan bangsa. Namun sayangnya perguruan tinggi cenderung bekerja secara terpisah-pisah, belum menjadi sebuah kekuatan perubahan yang utuh.

“Dalam kesempatan ini saya pikir perlulah menjalin kerjasama media massa, khususnya Gatra dengan Universitas Mercu Buana. Terutama dalam membuat lembaga riset bersama,” tegas Carry Nadeak saat menerima kunjungan Universitas Mercu Buana di kantor Majalah Gatra, Jakarta, Jumat (19/Januari/2018).

Dia meyakini kerjasama riset yang dilakukan media massa dan perguruan tinggi memberkan pengaruh besar. Karena perguruan tinggi memiliki budaya riset yang baik, sedangkan media massa memiliki jejaring yang luas untuk menemukan sumber data.

Kolaborasi keduanya, lanjut dia mampu menghasilkan sebuah materi riset yang unggul. Sehingga secara keilmuan pun bisa memberikan terobosan, sekaligus menjawab berbagai persoalan masyarakat. Dengan demikian tujuan keilmuan pun dapat tercapai.

“Karya riset yang terus dipublikasi pada publik dapat mendorong kepercayaan masyarakat kepada institusi perguruan tinggi serta mempercepat produk lokal berkembang,” imbuhnya.

Kegiatan kunjungan ini ditutup dengan pemberian penghargaan dari kedua belah pihak, berupa buku dan souvenir. Rencananya akan dilakukan kunjungan balasan dari pihak Redaks Gatra untuk bertandang ke Universitas Mercu Buana. (penulis: Citra Sentosa / editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

 

 

 

PERKUAT SINERGI KAMPUS DAN MEDIA MASSA

  • Written by admin
  • Category: Berita

Peran perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan harus terus diperkuat melalui sinergitas dengan berbagai pihak, diantaranya media massa. Keterlibatan media massa bersama lembaga perguruan tinggi dapat memberikan efek yang cukup siginifikan bagi masyarakat.

“Terutama dalam membangun kepercayaan terhadap karya riset perguruan tinggi yang perlu dukungan media massa untuk menyebar luaskan,” kata Rektor Universitas Mercu Buana, Dr. Arissetyanto Nugroho, MM, IPU saat mengujungi kantor Redaksi Gatra, Jakarta, Jumat (19/Januari/2018).

Menurutnya karya riset perguruan tinggi selama ini jarang diketahui publik. Padahal tidak sedikit dari riset perguruan tinggi itu yang sesungguhnya cukup baik. Bahkan dapat dimanfaatkan bagi dunia industry dan masyarakat.

Hanya saja, sambung dia minimnya publikasi karya riset menyebabkan hasil riset tersebut menjadi hiasan perpustakaan saja. Tidak sebagai produk yang dapat dimanfaatkan atau dikembangkan lebih lanjut untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Inilah yang membuat riset akhirnya hilang dari pengaruhnya. Padahal riset adalah karya intelektual yang akan berkembang jika terus dimanfaatkan,” paparnya.

Universitas Mercu Buana juga mengembangkan berbagai karya riset. Pada tahun ini telah mengajukan 43 hak cipta dan 11 hak paten. Tentu saja karya tersebut perlu diketahui publik, makanya penting adanya sinergi perguruan tinggi dan media massa. (penulis: Citra Sentosa / editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

TRANSFORMASI MENUJU UNIVERSITAS GENERASI KETIGA

  • Written by admin
  • Category: Berita

Era digital yang melaju cepat mendorong terjadinya berbagai perubahan. Cepatnya perubahan tersebut menyebabkan berbagai institusi dipaksan menyesuaikan diri. Tidak terkecuali perguruan tinggi yang ikut terpapar arus digital.

Rektor UMB, Dr. Arissetyanto Nugroho menegaskan era digital membuka berbagai peluang dan perbaikan dari era sebelumnya. Pertama yang harus diperhatikan era digital harus mampu meningkatkan pelayanan publik. Perguruan tinggi seperti UMB ini juga harus lebih baik pelayanannya melalui teknologi digital.

“Hal lain yang ikut berpengaruh adalah pola pengajaran, kurikulum dan proses pengingkatan keterampilan mahasiswa juga harus lebih meningkat,” kata Dr. Arissetyanto Nugroho saat memberikan Arahan Awal Tahun  bagi Karyawan dan Dosen di kampus UMB, Jakarta, Rabu (3/Jan/18).

Teknologi digital, lanjut dia harus disikapi secara positif sebagai kekuatan mendapatkan perbaikan kehidupan. Karena teknologi digital juga membawa semangat kerjasama, kolaborasi dengan berbagai lini. Begitu yang kemudian mengarah pada bentuk universitas generasi ketiga.

Rektor mengajak teknologi digital yang maju pesat dapat menjadi jembatan kolaborasi keilmuan dan riset. Serta menjadi arena membangun kerjasama lintas profesi dan lintas displin ilmu yang memberikan pengaruh lebih luas bagi masyarakat.

“UMB sebagai perguruan tinggi unggulan juga harus menuju pada bentuk universitas generasi ketiga. Dimana kerjasama yang terjadi semakin menguat dan memberikan manfaat besar bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu pula Rektor mengajak semua elemen kampus untuk mengarahkan kegiatannya berorientasi kerjasama. Agar mahasiswa pun memiliki pengetahuan dan keterampilan yang berlatarkan pada lintas keilmuan dan lintas profesi.

Selain itu pula, Rektor berharap pada tahun 2018 bisa lebih menumbuhkan budaya riset dan hak paten. Melalui budaya riset yang kian gencar dapat lebih merealisasikan model universitas generasi ketiga, sekaligus mewujudkan visi dan misi UMB. (penulis: Priyo Wahyudi / editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

 

DONASI RATUSAN BUKU MELALUI KULIAH PEDULI NEGERI

  • Written by admin
  • Category: Berita

Kepedulian mahasiswa terhadap rendahnya budaya literasi dikalangan anak-anak dilakukan melalui memberian bantuan buku bacaan. Kegiatan donasi yang dikemas dalam program Kuliah Peduli Negeri ini mendapat antusias dari berbagai pihak.

“Donasi buku yang diberikan merupakan sumbangan dari mahasiswa mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi program studi Publik Relation. Bantuan ini sebagai upaya meningkatkan budaya literasi anak,” ujar Pendamping kegiatan, Dra. Ida Anggraeni, M.Si saat menyerahkan donasi buku kepada Komunitas Peduli Anak Marjinal Indonesia (KOPAMI) di Masjid As-Salam Rawamangun, Jakarta, Minggu (17/Des/17).

Menurut Ida Anggraeni peningkatan literasi anak merupakan langkah penting bagi upaya menghadirkan generasi yang berwawasan luas. Sekaligus menjadi langkah menanamkan pula rasa kepedulian terhadap sesama.

Selain itu, lanjut dosen Fikom UMB ini penyelenggaraan donasi buku juga mengasah kepedulian mahasiswa terhadpa persoalan sekitarnya. Serta mengajaknya mengambil solusi terhadap persoalan yang terjadi. Sehingga peran mahasiswa bagi lingkungan dapat sungguh-sungguh terasa.

“Mahasiswa tidak hanya individu yang berpengetahuan, tapi juga harus memiliki kepekaan terhadap berbagai persoalaan, serta mencarikan solusinya,” paparnya.

Tidak hanya itu saja, tambah Ida Anggraeni melalui kegiatan ini mahasiswa pun terlatih untuk membangun relasi dalam menyelesaikan persoalan. Sebagai contoh mahasiswa melibatkan para penggiat KOPAMI dalam penyaluran buku tersebut.

Dalam kesempatan itu pun mahasiswa mengkampanyekan gerakan ‘Yuk Donasi Buku’ melalui media sosial. Kampanye ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah donasi buku pada masa mendatang. Sumbangan buku dapat berupa buku pelajaran sekolah, buku cerita maupun buku kreatifitas anak. (penulis: Amirullah Munawir/ editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

 

MELAWAN BAKTERI DIFTERI, RATUSAN MAHASISWA DIVAKSIN

  • Written by admin
  • Category: Berita

Perang melawan penyakit Difteri terus berlanjut. Berbagai kelompok usia yang rentan terserang bakteri Corynebacterium diphtheriae itu pun wajib mendapatkan vakisinasi. Agar tubuhnya memiliki kekebalan terhadap serangan bakteri mematikan tersebut.

“Vaksinasi ini menyasar kelompok usia 0-19 tahun. Makanya mahasiswa yang berusia pada rentang itu wajib divaksin Difteri,” ujar Petugas Kesehatan Puskesmas Kembangan, Drg. Trin saat melakukan vaksinasi massal di kampus UMB, Jakarta, Kamis (21/Des/17).

Kegiatan vaksinasi ini, lanjut dia merupakan kerjasama Puskemas Kecamatan Kembangan dengan Universitas Mercu Buana. Targetnya 3.500 mahasiswa UMB mendapatkan vaksin yang berlangsung selama dua hari.

Lebih lanjut Drg. Trin menambahkan vaksinasi ini juga dilakukan pada sejumlah tempat. Program ini merupakan langkah pemerintah mencegah wabah Difteri. Sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan. (penulis: Amirullah Munawir/ editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

 

LSP P1 UMB: Lulusan UMB Raih Prestasi dengan Sertifikasi Kompetensi

  • Written by admin
  • Category: Berita

 

 

 

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pihak Pertama (P1) Universitas Mercu Buana Jakarta selenggarakan Sosialisasi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP P1) UMB, dengan mengusung tema Membangun SDM Kompeten Sesuai Kebutuhan Industri Era MEA, bertempat di Gedung C Ruang 203,  Kampus UMB, Meruya Jakarta Barat, Kamis 14 Desember 2017. Peserta dalam sosialisasi tersebut 125 mahasiswa yang merupakan perwakilan pengurus organisasi mahasiswa (ORMAWA) tahun akademik 2017-2018, baik dari Kampus UMB Meruya Jakarta Barat dan Kranggan. Hadir sebagai narasumber yaitu Anggota Dewan Pengarah LSP P1 UMB / Dekan FIKOM UMB, Dr. Agustina Zubair, M.Si dan  Ketua Komisi Pengendalian Mutu Sertifikasi dan Sistem Informasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Ibu Dra Inda Mapiliandari, yangmembawakan materi Perkembangan dan Signifikansi Sertifikasi Profesi dalam Pembentukan Daya Saing Global.

Inda Mapiliandaridalam paparannya mengungkapkan perlunya perubahan mindset atas fenomena peningkatan daya saing global, menjelang bonus demografi, dimana posisi angkatan kerja didominasi oleh angkatan kerja tingkat SD dan SMP. Negara  Indonesia adalah pasar yang aktif, maka kita kebanjiran produk dan tenaga kerja luar. Oleh karena itu mahasiswa harus memiliki  rasa percaya diri, aktif dan tidak patah semangat.

Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Kemahasiswaan UMB, disampaikan oleh Bapak Endi Rekarti SE, ME bahwa mahasiswa ketika lulus memiliki personal skill, teknikal skill dan konseptual skill. Kita berubah melalui perkembangan jaman kalau perlu kita lebih dulu berkembang secara pemikiran.

Sedangkan Ketua LSP P1 UMB, Irmulan Sati, SH, M.Si di sela-sela kegiatan mengatakan, sosialisasi  dilakukan untuk memastikan kompetensi dan kemampuan lulusan program studi D3 dan S1 UMB sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Saat ini dunia telah memasuki era globalisasi dan pasar bebas, sehingga dibutuhkan SDM yang memiliki kompetensi dan mampu bersaing di pasar kerja. Karena itulah, mulai tahun 2018, Sertifikasi Profesi ini sifatnya mandatori (wajib) bagi semua lulusan UMB. (www.mercubuana.ac.id)

 

 

 

 

PERGURUAN TINGGI SEBAGAI POROS KEBANGSAAN

  • Written by admin
  • Category: Berita

 

 

 

Gerakan Boedi Oetomo pada tahun 1908 itu menjadi bukti otentik kegigihan kaum terdidik pada upaya membangun semangat kebangsaan. Sebuah titik awal yang kemudian menjadi kekuatan meraih kemerdekaan sebagai bangsa yang mandiri.

“Belajar dari fakta itulah sudah kewajiban perguruan tinggi terus menjadi poros lahirnya semangat kebangsaan. Melalui berbagai kegiatan pendidikan yang bertumpu pada upaya tersebut,” ujar Koordinator KOPERTIS III, Dr. Illah Sailah saat menghadiri seminar Pemikiran Perguruan Tinggi untuk Kebangsaan di kampus UMB, Jakarta, Jumat (8/Des/17).

Dikatakannya perguruan tinggi bukan hanya sebagai komunitas terpelajar saja, tetapi juga menjadi tempat dimana lahirnya gagasan kebangsaan itu tumbuh. Bahkan secara berkelanjutan berupaya memperkuat semangat kebangsaan sebagai bagian dari identitas dan pendidikan.

Perguruan tinggi, menurut dia bukan semata institusi yang hanya meningkatkan kemampuan personal. Melainkan pula sebagai infrastruktur yang efektif untuk memproduksi pemikiran luas bagi penguatan makna kebangsaan.

“Jangan biarkan generasi terdidik itu menjadi egois. Berpikir tentang dirinya sendiri. Tetapi didorong untuk berperan aktif bagi kepentingan bangsa dan negara. Itulah spirit kebangsaan sebenarnya,” tegas dia.

Menurutnya upaya yang dilakukan Universitas Mercu Buana melalui berbagai kegiatan seminar ini patutlah ditiru. Apalagi telah pula menerapkan pendidikan bela negara bagi mahasiswa baru, hal tersebut penting bagi membangun semangat kebangsaan.

Seminar bertema Pemikiran Perguruan Tinggi untuk Kebangsaan ini menghadirkan pula Ketua Umum PP Muhammadiya, Prof. Dr. Haedar Nasir serta Peneliti senior bidang Nuklir, Prof. rar.net, Evy Kartini yang membahas tentang pemanfaatan teknologi nuklir bagi pentingkatan daya saing bangsa. (penulis: Noviana Pakasi/ editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

 

 

 

Info Pendaftaran 085100633360

Kampus UMB

Kampus Meruya

  • Jl. Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat
  • T : 021 5840 816 ( Hunting), ext: 2751
  • F : 021 5840 015

Kampus Menteng

  • Jl. Menteng Raya No.29, Jakarta Pusat
  • T : 021 3193 5454
  • F : 021 3193 4474

Kampus Cibubur

  • Jl. Keranggan No.6, Jatisampurna Bekasi
  • T : 021 8449 635

Fakultas

Diploma 3

  • . Fakultas Ekonomi dan Bisnis

     

     

    Profesi 

    • Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Strata 1

Strata 2

 

 

Top of Page