Mercu Buana University

PROF. NGADINO SURIP RESMI MENJADI REKTOR UMB

  • Written by admin
  • Category: Berita

Setelah memimpin selama dua periode 2010-2018, Dr. Arissetyanto Nugroho, MM akhirnya resmi digantikan oleh Prof. Dr. Ngadino Surip sebagai Rektor Universitas Mercu Buana (UMB). Acara serah terima jabatan untuk posisi rektor baru tersebut dilakukan di Aula Gedung Rektorat Lantai 2 Universitas Mercu Buana Kampus Meruya Jakarta Barat, Kamis (15/11/2018) pagi tadi.

Prof. Dr. Ngadino Surip mengatakan, sebagai rektor baru dirinya berharap segala hal yang selama ini baik akan terus dijaga. Serta memperbaiki beberapa hal yang sepatutnya dilakukan.

“Marilah bersama-sama mempererat kerjasama lintas unit dan seluruh sivitas Universitas Mercu Buana. Karena soliditas organisasi adalah kekuatan melewati segala tantangan ke depan,” ujar Rektor lulusan ITS ini.

Lebih lanjut dia mengharapkan seluruh sivitas akademika UMB tetap fokus dan kreatif dan mendorong tercapainya akreditasi institusi, akreditasi fakultas serta akreditasi internasional. UMB juga selalu mengutamakan kekeluargaan dan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Ini penting untuk menjaga dinamika internal.

Prof. Ngadino Surip memastikan upaya procedural akan selalu ditempuh. Hal tersebut sebagai langkah membangun keharmonisan internal. Keharmonisan internal adalah kekuatan untuk menjawab berbagai hambatan dan tantangan di masa depan. (penulis: Citra Sentosa / editor: Riko Noviantoro / Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id /    This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  )

GALI PENGALAMAN DARI PELAKU START UP

  • Written by admin
  • Category: Berita

UMB Campus Talk Monthly Event part 8 mengusung tema “Set Up Your Mind To Be Young Entrepreneur” bekerja sama dengan OZ Pedia Campus To Campus dengan menghadirkan narasumber  Dhydha Maryudha (Owner of Kopi Sagaleh)dan Nisa An Nashr (Owner of Beach Wear Vrouwen).UMB Campus Talk edisi kali inimemberikan edukasi mengenai bagaimana menjadi pengusaha dengan memanfaatkan hobi dan sosial media yang saat ini berkembang. Kegiatan ini diikuti 120 peserta mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mercu Buana, bertempat di Auditorium Prof. Harun Zein, kemarin.

Tema yang diusung dalam campus talk part 8 ini bertujuan Memberikan pemahaman mengenai bagaimana memanfaatkan sesuatu untuk dijadikan peluang usaha sesuai dengan pengalaman. Memberikan pemahaman untuk membangun usaha dari Hobi yang di sukai. Cara mempertahankan dan mengelola usaha yang sudah di jalankan. Cara memanfaatkan sosial media dan platfrom untuk peluang usaha. (contohnya, ekspedisi, aplikasi online lain untuk mempermudah pengiriman).

Pada sesi pertama membahas seputaran Edukasi Brand Product J&T EXPRESS, yang disampaikan oleh Calvin Herryson perwakilan dari jajaran manajemen J&T, memaparkan
berpikir sejak dini untuk menjadi pengusaha muda akan mendorong kreativitas dengan menerapkan pola pikir kewirausahaan akan membantu Anda di bidang lain dalam hidup Anda seperti Stay Positive, Berani Gagal, Fokus, Siap Kerja Keras, Konsisten dan Sabar serta memiliki Komitmen oleh sebab itu temukan lah peluang baik dari bisnis offline dan online. Beliau berpesan Happiness depends on your mindset and attitude, Your happiness affects the state of your business. Setelah itu sesi dua oleh Dhydha Maryudha (Owner of Kopi Sagaleh) membahas tentang pengalaman wirausaha yang meniti karir dari nol sampai bisa sukses dan menjadi pengusaha muda.

Pemilik Kedai Kopi Sagaleh dengan taglinenya "Kopi lokal yang merakyat & membumi" memaparkan Sagaleh memulai usahanya pada bulan April 2017 di rumah pribadi di area Kebayoran Baru - Jakarta Selatan. Saat itu promosi SAGALEH sepenuhnya dilakukan pada media digital yaitu Instagram, Path, Whatsapp dan LINE, dan pada saat itu pembelian hanya dapat dibeli secara Online melalui salah satu penyedia jasa transportasi online.

Pada awalnya SAGALEH hanya menjual 1 (satu) menu saja yaitu Sagaleh Es Kopi Susu, perpaduan dari Sagaleh House Blend (70% arabica & 30% robusta) dengan susu UHT dan gula cair resep keluarga. Kopi yang dibuat menggunakan metode manual brew yaitu menggunakan mokapot. Dimana penggunaan mokapot ini dapat menghasilkan rasa kopi yang sangat khas. Apa yang berbuat Sagaleh berbeda? Dengan mengusung tema “Merakyat dan Membumi”, Sagaleh menyajikan menu-menu yang terbuat dari bahan baku lokal dengan harga yang merakyat di kantong masyarakat.

Kemudian dengan pemilihan biji kopi dan pembuatan kopi dengan menggunakan mokapot (manual brew) dan gula racikan resep keluarga yang menghasilkan cita rasa yang berbeda dan khas pada ‘I Our Signature Es Kopi Susu’. Selain itu, dengan mengusung konsep merakyat dan membumi, kami menjalin hubungan yang hangat dengan Kawan Sagaleh.

Pada sesi ketiga Narasumber E-Commerce Nisa An Nashr (Owner of Beach Wear Vrouwen) membahas tentang usaha di bidang online,di usia muda sampai bisa berpenghasila besar dan sukses. Campus Talk ini merupakan program bulanan yang dilakukan Biro Sekretariat dan Humas UMB dengan mengusung tema popular. Dalam pembahasannya menyajikan pembicara yang kredibel, sehingga mahasiswa dapat memahami persoalan dari sisi keilmuan dan realitas persoalannya. Penyampaian materi ini tidak bersifat formal. Jadi pemateri bisa berdiskusi dan sharing dengan peserta. (penulis: Citra Sentosa / editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat /www.mercubuana.ac.id /     This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  )

SOSIAL MEDIA IKUT MENUMBUHKAN SIKAP INTOLERANSI

  • Written by admin
  • Category: Berita

Media sosial yang sejatinya teknologi memperluas interaksi sosial manusia, justru berjalan pada arah yang berbeda. Media sosial dalam perjalanannya berada sebagai mesin yang menumbuhkan sikap negative dalam diri manusia.

“Kenyataan tersebut dipicu ketidaksiapan sebagian pengguna sosial media dalam merespon kehadiran sosial media. Sarana yang seharusnya bisa mendekatkan hubungan antara pengguna, justru menjadikan saling menjauh,” kata Pengamat Sosial dari Kompas, Toto Suryaningtias dalam Campus Talk bertema Gerakan Intoleransi dan Media Sosial di kampus UMB, Jakarta, 30 Oktober 2018.

Wajah ketidak harmonisan dalam bersosial media, menurut dia sebagai indikasi yang tidak sehat. Apalagi ruang sosial media berlangsung tanpa kontrol. Bahkan bisa mengarah pada kekerasan lanjutan yang akan berdampak pada kondisi riil.

Dalam beberapa kasus, sambung dia ketegangan yang terjadi pada sosial media memicu ketegangan pula pada ruang interaksi nyata. Akibatnya sikap saling mempertentangkan itu tidak lagi tergambar dalam tulisan, tetapi juga dalam aksinya.

“Di sinilah sikap egois semakin menajam. Pihak yang berseteru berada saling berhadapan. Dan tentu pada ujungnya bisa mengancam disintegrasi bangsa,” imbuhnya.

Ancaman disintegrasi itu bukan isapan jempol. Toto menambahkan beberapa negara yang saat ini mengalami guncangan politik, militer hingga ekonomi dan perpecahan tersebut dipicu penggunaan sosial media yang tidak sehat. Pada akhirnya kondisi bangsalah yang jadi taruhannya.

Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Yaya Sudarya, Ph.D menambahkan kehadiran sosial media harus dilihat dalam prespektif positif. Dimana manfaat sosial media telah melahirkan usahawan baru, artis, seniman, pemikir dan sebagainya.

“Memang dalam beberapa hal perlu edukasi lebih banyak kepada pengguna sosial media. Agar memanfaatkan dalam fungsi yang positif,” tuturnya.

Campus Talk ini merupakan program bulanan yang dilakukan Biro Sekretariat dan Humas UMB dengan mengusung tema popular. Dalam pembahasannya menyajikan pembicara yang kredibel, sehingga mahasiswa dapat memahami persoalan dari sisi keilmuan dan realitas persoalannya.  (penulis: Citra Sentosa / editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat /www.mercubuana.ac.id /    This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  )

GENERASI MILENIAL MELAWAN NARKOBA

  • Written by admin
  • Category: Berita

Badan Narkotika Nasional (BNN) membeberkan data yang mengejutkan tentang peredaran narkoba di Indonesia. Berdasarkan data tahun 2017 angka pengguna narkoba di Indonesia mencapai 3,7 juta orang. Sebelumnya pada tahun 2016 tercatat 3,1 juta pengguna.

“Dari angka itu sudah menunjukan kenaikan jumlah pengguna. Ini merupakan masalah serius untuk kita,” kata mantan penyidik narkoba, AKP. Agus Nanang saat hadir dalam acara Campus Talk Goes To School bertema Generasi Millenial Melawan Narkoba di SMK Satria, Rabu (24 Oktober 2018).

Menurutnya perlu upaya bersama melawan narkoba di Indonesia. Terutama bagi kalangan generasi muda yang memang secara data pun menjadi target pengedar narkoba. Hal tersebut butuh pengawasan dari semua pihak.

Dia menilai peran sekolah, keluarga dan teman dekat untuk melindungi setiap anggotanya dari ancaman narkoba perlu dibangun. Secara individu pun kalangan remaja harus diarahkan melakukan kegiatan yang lebih produktif.

“Kegiatan eksrakulikuler yang ada di sekolah menjadi bagian cara untuk cegah remaja terlibat narkoba,” pungkasnya.

Dosen Fakultas Psikologi UMB, Dhani Imawan menambahkan perubahan hormon pada anak usia remaja mendorong dirinya untuk mencoba hal baru. Pada satu sisi mencoba hal baru itu baik, tetapi jika kurang pemahaman dapat terjebak pada perilaku negative, seperti narkoba.

Dia pun berharap keluarga sebagai lingkungan sosial terkecil memberikan perlindungan yang optimal kepada remaja. Dengan menanamkan nilai-nilai dan norma kehidupan yang positif dalam diri remaja. Sekaligus mendampingi remaja dalam setiap aktifitasnya.

Campus Talk Goes To School merupakan program Universitas Mercu Buana. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi muda pada berbagai isu-isu popular.

 (penulis: Citra Sentosa / editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat /www.mercubuana.ac.id /   This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  )

DIASPORA CONNECT APLIKASI CIPTAAN MAHASISWA UMB

  • Written by admin
  • Category: Berita

Aplikasi Diaspora Connect karya mahasiswa UMB ini berhasil memboyong juara I dalam kompetisi Alcatel-Lucent Enterprise (ALE) Hackathon 2018. Setelah menyisihkan 183 proposal aplikasi dari berbagai negara yang ikut dalam kompetisi tersebut.

“Aplikasi Diaspora Connect ini merupakan karya tim Indonesia Diaspora Connect yang anggotanya adalah mahasiswa UMB,” ujar Wakil Dekan Fasilkom UMB, Dr. yaya, Sudarya Triana, M.Kom di kampus UMB, Jakarta, Senin (24 September 2018).

Seleksi proposal aplikasi dalam kompetisi ini, sambung Yaya cukup berat. Karena dari 183 proposal yang ikut dalam kompetisi itu terseleksi pada tahap awal menjadi 93 proposal. Kemudian dari jumlah tersebut diseleksi kembali menjadi 35 proposal untuk mendapatkan tiga terbaik.

Yaya menegaskan butuh empat bulan untuk menyeleksi seluruh proposal dari 183 tim. Seluruh proposal yang ikut kompetisi pun sangat menarik dan bagus. Banyak aplikasi unik. Namun juri memiliki standar penilaian yang ketat hingga meloloskan tiga juara terbaik.

“Arrival Dwi Sentosa dan Zendi Iklima adalah mahasiswa yang ikut dalam tim Indonesia Diaspora Connect dalam kompetisi tersebut. Sekaligus lolos sebagai juara I pada babak final,” pungkasnya.

Melalui kompetisi bergengsi ini, Wakil Dekan Fasilkom UMB berharap prestasi yang telah diraih dapat kembali terukir pada babak berikutnya. Karena Arrival Dwi Santosa dan Zendi Iklima akan kembali bertarung dalam kompetisi serupa di Paris.

ALE Hackathon 2018 merupakan sebuah inisiatif yang menantang para pengembang untuk membuat aplikasi yang dapat menghubungkan manusia, bisnis dan perusahaan, untuk menjawab tantangan di 5 sektor, yaitu pemerintahan, kesehatan, perhotelan, pendidikan, dan transportasi. Program ini menyasar komunitas pengembang dan individu dari seluruh Indonesia.

Penilaian ALE Hackathon yang dilakukan oleh panelis dari Alcatel-Lucent Enterprise. Mereka terdiri dari Driss El Malki (Global CPaaS Development Director ALE), Samuel Tourbot (VP Cloud Business ALE APAC), dan Adios Purnama (Country Manager ALE Indonesia). Sedangkan pakar vertical terdiri dari Ahyani Raksanegara (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung), Budi Raharjo (Praktisi IT dan Dosen Teknik Elektro ITB), Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Badan Ekonomi Kreatif, dan Jakarta Smart City.Kami juga berharap melalui ALE Hackathon bisa membantu pemerintah Indonesia mewujudkan program 1000 start up di Indonesia, jelas Adios Purnama, Country Manager ALE Indonesia, dalam keterangan resminya. (penulis: Citra Sentosa / editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat /www.mercubuana.ac.id /  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  )

ENAM ANGGOTA TNI BEKUK TERORIS DI UMB

  • Written by admin
  • Category: Berita

 

 

 

Aksi sandera mahasiswa yang dilakukan teroris, membuat panik seluruh mahasiswa Universitas Mercu Buana. Upaya negosiasi pun terjadi. Namun para teroris itu tetap menolak negosiasi. Dengan dalih tuntutannya belum terpenuhi.

Menyikapi hal tersebut, pihak UMB pun menghubungi aparat kemanan. Tidak lama kemudian sejumlah anggota TNI dengan menggunakan kendaraan militer tiba di kampus. Mereka membawa senjata lengkap dan peralatan pendukung operasi lainnya.

“Harap semua mahasiswa menjauhi lokasi kejadian. Tidak dibenarkan siapa pun mendekati kecuali anggota TNI,” jelas Komandan Distrik Militer Jakarta Barat, Letkol TNI, Andre Hendri Masengi saat menyerukan kepada seluruh mahasiswa di lokasi kejadi, kampus UMB, Jakarta, Kamis (30 Agustus 2018).

Para anggota TNI itu pun melakukan steril lokasi. Membentangkan garis kuning untuk membuat zona terlarang untuk didekati mahasiswa. Sekaligus menjauhkan mahasiswa dari lokasi kejadian.

Operasi penyelamatan sandera pun berlangsung. Lima anggota TNI merangsek masuk gedung tempat para teroris itu menyandera. Aksi tembak-tembakan pun tidak terhindarkan. Suara pelurunya terdengar hingga keluar gedung.

Tidak lama kemudian beberapa teroris itu menyerah kalah. Ada diantaranya yang tewas tertembak. Sedangkan sandera berhasil diselamatkan dalam kondisi sehat.

Itu merupakan aksi simulasi penyelamatan sandera yang merupakan bagian dari penyambutan bagi ribuan mahasiswa baru UMB. Sekaligus rangkaian pembukaan Perkuliahan Tahun Akademik 2018/2019.

Aksi demonstrasi penyelamatan sandera itu pun ditutup dengan terjut refling pada dinding gedung UMB. Empat anggota TNI mempertunjukan keterampilannya melakukan terjun reling sambil membawa spanduk panjang bertuliskan “Selamat Datang”.  (penulis: Citra Sentosa / editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

 

 

 

GANDENG ILMUWAN ALUMNI JERMAN UNTUK HILIRISASI RISET

  • Written by admin
  • Category: Berita

Universitas Mercu Buana terus berupaya melahirkan produk riset yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Terkait itu para ilmuwan UMB pun menggandeng sejumlah ilmuwan alumni Jerman untuk mewujudkan upaya tersebut.

“Hilirisasi riset merupakan langkah lanjut dari budaya riset yang sudah tumbuh dikalangan dosen dan mahasiswa UMB. Melalui hilirisasi inilah dapat terlihat kebermanfaatan sebuah riset,” ujar Rektor UMB, Dr. Arissetyanto Nugroho, MM, CMA, MSS saat membuka seminar Memburu Beasiswa ke Eropa – Seri III di kampus UMB, Sabtu (25/8).

Menurutnya riset-riset yang dilakukan ilmuwan di perguruan tinggi sudah lebih baik dari tahun sebelumnya. Hal tersebut ditunjang berbagai faktor, diantaranya arus informasi yang begitu luas dan cepat serta kerjasama yang baik dengan para ilmuwan lain.

Dalam kesemaptan ini, sambung dia kehadiran ilmuwan alumni Jerman dapat memberikan manfaat tambahan. Terutama dalam merumuskan karya riset yang mampu menjadi sebuah produk massal. Hal ini tentu butuh keterampilan dan pengetahuan tambahan.

“Hilirisasi riset perguruan tinggi akan menjadi jalur keterpautan perguruan tinggi dengan masyarakat. Sekaligus menjadi pengabdian perguruan tinggi,” imbuhnya.

Pengurus Ikatan Alumni Jerman, Indra Kusuma menegaskan hilirisasi riset merupakan bagian penting dari kebermanfaatan riset. Sekaligus merupakan langkah mengembangkan riset berikutnya. Sehingga memang perlu hilirisasi riset itu dilakukan.

Dia mengakui beberapa hal yang harus terus didorong oleh ilmuwan Indonesia adalah kemampuan menjadikan riset sebagai produk yang menjawab kebutuhan masyarakat. Hal tersebut yang terjadi pada perguruan tinggi di Eropa, dimana karya risetnya mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Dalam proses kemudian riset yang sudah menjadi produk kebutuah masyarakat, akan memasuki tahap industry. Disinilah seroang ilmuwan menjadi lebih bermakna lagi,” pungkasnya. (penulis: Fauzi Nur Iman / editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

LATIH KARYAWAN KENDALIKAN BENCANA KEBAKARAN

  • Written by admin
  • Category: Berita

Lebih dari 25 karyawan Universitas Mercu Buana mengikuti pelatihan pengendalian bencana kebakaran. Kegiatan yang diinisiasi Biro Sumber Daya Manusia UMB ini terdiri dari tenaga kependidikan, petugas keamanan dan tenaga kebersihan.

Kepala Biro Manajemen Gedung dan Sarana UMB, Trival Apriadi, SE, MM mengatakan pelatihan pengendalian bencana kebakaran ini merupakan program rutin bagi karyawan, petugas keamanan dan petugas kebersihan di lingkungan kampus. Dengan tujuan meningkatkan kewaspadaan dan keterampilan dalam pengendalian bencana kebakaran.

“Musim panas itu dapat memicu peluang kebakaran. Ancaman seperti itu harus dicegah sedini mungkin. Dan perlu keterlibatan berbagai pihak,” ujar Trival Apriadi, SE, MM saat membuka Pelatihan Pengendalian Bencana Kebakaran di kampus UMB, Jakarta, Sabtu (25 Agustus 2018).

Melalui pelatihan ini, sambung dia juga diharapkan tumbuh kepedulian terhadap berbagai persoalan lingkungan. Misalkan penggunaan air bersih secara hemat, penggunaan listrik hemat serta lainnya. Karena kebutuhan air dan penggunaan listri yang tidak tepat bisa menimbulkan bencana kebakaran.

Menurutnya tidak sedikit kasus kebakaran yang disebabkan arus pendek. Kondisi itu semakin memburuk dengan pasokan air yang kurang. Jadi perlulah mendorong budaya hemat air dan hemat listrik. (penulis: Fauzi Nur Iman/ editor:Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

 

Info Pendaftaran 085100633360

Kampus UMB

Kampus Meruya

  • Jl. Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat
  • T : 021 5840 816 ( Hunting), ext: 2751
  • F : 021 5840 015

Kampus Menteng

  • Jl. Menteng Raya No.29, Jakarta Pusat
  • T : 021 3193 5454
  • F : 021 3193 4474

Kampus Cibubur

  • Jl. Keranggan No.6, Jatisampurna Bekasi
  • T : 021 8449 635

Fakultas

Diploma 3

  • . Fakultas Ekonomi dan Bisnis

     

     

    Profesi 

    • Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Strata 1

Strata 2

 

 

Top of Page