LIBATKAN KAMPUS MELENGKAPI DATA GEOSPASIAL

Data ruang kebumian (Geospasial) Indonesia masih perlu terus dilengkapi. Tidak hanya pada data ruang kebumian yang berada pada bidang di atas permukaan bumi, tetapi juga bidang di bawah permukaan bumi. Sekaligus data yang berkaitan pada kewilayahaan, kependudukan dan sebagainya.

Kepala Badan Informasi Geospasial, Prof. Hasanudin Zainal Abidin menegaskan penghipunan data geospasial masih terus berlanjut. Berbagai instansi pemerintah dilibatkan dalam pengumpulan data geospasilan tersebut. Agar data geospasial yang nanti diterbitkan bisa memperlihatkan gambaran secara utuh.

“Dalam melengkapi data tersebut Badan Informasi Geospasial menggandeng pula perguruan tinggi. Karena perguruan tinggi tersebar dibanyak daerah. Jadi lebih mudah menggandeng perguruan tinggi,” ujar Prof. Hasanudin Zainal Abidin disela kuliah umum tentang Pemanfaatan Informasi Geospasial dalam Pembangunan Infrastruktur di kampus UMB, Jakarta, Kamis (16/11/17).

Menurutnya keterlibatan perguruan tinggi akan lebih mudah dalam pengumpulan data. Karena pengumpulan informasi geospasial itu berkaitan pada penerapan ilmu pengetahuan. Sehingga sivitas akademi yang terlibat dalam pengumpulan data tersebut bisa pula menerapkan ilmunya.

Tidak hanya itu, dia mengharapkan data geospasial yang semakin lengkap dapat lebih mempermudah bagi pemerintah menentukan arah pembangunan. Berbekal data geospasial tersbut pembangunan bisa lebih bernilai manfaat. (penulis: Afifah/ editor: Riko Noviantoro /Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan masyarakat / www.mercubuana.ac.id / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )