Aline Nourma Iksanti mahasiswa Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Perencanaan dan Desain Universitas Mercu Buana . telah mendapatkan kesempatan ikut serta dalam “The 3rd Gyeonggi Green Campus Global Forum” yang diselenggarakan di Kangnam University di Korea Selatan. Akhirnya kembali pulang ke tanah air Indonesia, 26/5/12 lalu. Dengan berbekal berbagai pengalaman dari Negeri Gingseng tersebut, Aline merupakan satu-satunya wakil dari Indonesia yang ikut serta dalam kegiatan tersebut selama 5 hari, dari tanggal 21 - 25 Mei 2012. Program ini sepenuhnya didukung oleh Biro Kerjasama Luar Negeri Pemprov DKI Jakarta dana Kepala Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta, Dr Taufik Yudi Mulyanto, MpD yang mengikuti acara tersebut selama di Seoul Korea Selatan.
“Overall, terkesan banget, karena Korea Selatan tertib, bersih banget dan orang Korea Selatan ramah banget sama pendatang, udaranya fresh, polusi sedikit, orang sana juga menjaga banget keindahan, aku pribadi pengen banget kesana lagi”, demikian kesan Aline. Ia menceritakan pada tanggal 22 Mei 2012 saat pergi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul dengan pendatang dari Indonesia, dan sempat rapat khusus dengan warga Indonesia yang mengikuti kegiatan tersebut. Hadir pula 3 orang dari Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta yang mendampingi, serta 2 orang mahasiswa Riory Rifandi (Universitas Trisakti) dan Stanny Tyas (UNHAS) dari perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia. Aline merasa beruntung karena satu-satunya peserta yang bisa mendapat sesi latihan karena ia bisa berhadapan langsung dengan Chairwoman of International, Zahng Gil-Jah, We Love U Foundation yang bergerak di bidang Lingkungan hidup dan sosial. Serta bertemu dengan dengan President Daejayon Int. Asociation of University Student, Kim Yong-Gap. Aline juga mendapat beasiswa “Clean World Scholarship - the Green Scholarship” dari We Love U Foundation sebesar $500.
Berikutnya pada 23/5/2012, ia melakukan presentasi pertamanya selama 5 menit di Seoul University. Pada 24/5/2012 presentasi ke-2 selama 15 menit di Kangnam University. Aline juga mendapat kesempatan presentasi di sesi II. Peserta yang mengikuti terdiri dari 9 negara, diantaranya Gabon, Germany, 2 dari Indonesia, 2 dari Bangladesh, 2 dari Philipina dan Amerika Serikat.
“Kampus di Korea Selatan menghemat 38% Co2 nya, dan pemerintah menyumbang 8 billion Won, jika dirupiahkan 680 M, karena pemerintahan Korea Selatan sangat peduli akan environment-nya. 5 tahun sebelumnya pemerintahan Korea Selatan memperbaiki infrastruktur, sekarang memperbaiki environment. Harapan kedepan semoga kerjasama dengan Daejayon berlanjut karena rencananya Juni pihak Daejayon akan berkunjung ke Indonesia.” Sukses ya buat Aline, semoga menjadi virus sukses buat mahasiswa lainnya ! (Biro Sekretariat Universitas & Humas / humas@mercubuana.ac.id)
|